Kiai Muchith Dukung Penulisnya Digugat Secara Hukum

Kiai Muchith Dukung Penulisnya Digugat Secara Hukum

Jember, NU Online
Pro-kontra terkait buku Mantan Kiai NU Menggugat Shalawat & Dzikir Syirik, tampaknya belum akan berakhir. Mustasyar (penasihat) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Muchith Muzadi, mendukung rencana Lembaga Hukum dan Hak Asasi Manusia (Lakumham) DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur untuk menggugat secara hukum penulisnya, H Mahrus Ali.

Rencana Lakumham DWP PKB Jatim, ujar tokoh dan sesepuh NU itu, merupakan langkah tepat. “Supaya dia kapok (jera),” ujarnya singkat di Jember, Jatim, Selasa (18/3) kemarin. Demikian dilaporkan Kontributor NU Online, Aryudi A. Razaq.

Bagi kakak kandung Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi itu, proses hukum harus dilakukan dan tak peduli hasilnya nanti. Hal yang justru penting di balik upaya hukum itu adalah memberikan efek jera pada Mahrus Ali. “Juga agar tidak muncul ‘Mahrus Ali-Mahrus Ali’ yang baru,” ucapnya.

Menurutnya, buku kontroversial tersebut telah mencederai kerukunan umat Islam, terutama antara NU dan Muhammadiyah. Sebab, penulis Kata Pengantar pada buku terbitan La Tasyuk! Press itu, Muammal Hamidy, merupakan tokoh dan Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jatim.

Dengan demikian, lanjut Kiai Muchith, kalangan Nahdliyin (sebutan untuk warga NU) bisa saja salah paham atas keberadaan Muammal Hamidy tersebut. Ia mendesak perlu adanya penjelasan atau klarifikasi dari kedua organisasi kemasyarakatan Islam besar di Tanah Air itu, khususnya di Jatim.

“Misalnya, di Jember, Pak Bahar (Baharuddin Rasyid, Ketua PD Muhmmadiyah Jember) ketemu dengan KH Muhyiddin (Ketua Pengurus Cabang NU Jember),” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Baharuddin Rasyid menyatakan belum bisa berkomentar. Pasalnya, ia mengaku belum membaca buku karya Mahrus Ali itu. Namun, katanya, seharusnya buku-buku yang bisa menyulut keresahan umat, apalagi pepecahan umat, tidak perlu terbit.

Baharuddin juga menanggapi peran Muamal Hamidy di dalam buku kontroversial tersebut. Menurutnya, Muamal Hamidy adalah kader organisasi Persatuan Islam (Persis) yang menjadi pimpinan ke-12 dalam struktur kepengurusan PW Muhammadiyah Jatim
sumber nu.online

2 Tanggapan to “Kiai Muchith Dukung Penulisnya Digugat Secara Hukum”

  1. wisanggeni.kusuma Says:

    buku ttg opo to?

  2. namapknya buku – bekas kiai NU mengharamkan tahlil – betul ndak gus?

    oia kalo ada grup mo umrah ato haji kami siap membantu memberangkatkan… ibnu mohammad jaelani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: